Pada beberapa tahun yang, lalu terlahir seorang anak
Dian dari kecil selalu mudah terkena penyakit. Dan mudah sembuh dan dia dari kecil. Selalu di tinggal-tingal pergi oleh orang tuanya dia tinggal dengan neneknya,
Dia ketika maen kadang suka lupa pada waktu, dan ia mudah untuk bergaul ( mencari teman ). Dia tidak peduli temannya baik atau tidak, dan pada waktu itu dia dan teman-temannya maen ke rumahnya dan dia selalu pulang pagi kadang siang.
Dan dia bermaen ke teman yang lainnya. Disini dia dan teman temannya bermaen ke gunung dia naik ke gunung 6 ( enam orang ) dia naik ke punjak gunung. setelah itu dia pulang jam 04.00, pas dia dan teman-temannya mau turun anak ini mau masuk jurang untung anak ini masih selamat dia memengang akar-akar pohon dia langsung di tarik oleh temannya. Di sini si anak itu malah mau nyelakain temennya sendiri karna sandalnya terinjak oleh si anak itu, pas sampai di bawah jam 04.30 dan ia lalu pulang harusnya pulang ke rumah malah si anak ini ia pulangnya ke ruman temannya Dulu. dia tahu pada saat itu ibunya lagi mengandung adiknya yg pertama, dan pada waktu itu di rumahnya g ada siapa dan ssetelah maggrib dia pulang. Jam 18.10 pada dia pulang dia di marahin oleh ibunya, ibunya mencari anak nya karna takut anak nya hilang atau di bawa ( wewe gombel / kuntilanak ). konon menurut jaman dulu setan wewe gombel / kuntil anak, sangat suka pada anak-anak kecil yg belum di sunat. Dan anak itu berjanji kepaada ibunya ( gak bakal mengulangi lagi ) tapi kemudian anak itu selalu mengulangi kesalahan yang sama, dan pada waktu itu dia inggin membeli maenan mobil-mobilan ( mobil tamia ) dan kemudian anak ini terus meminta pada orang tuanya untuk dibelikan mobil-mobilan. Dan anak ini di belikan mobil-mobilanya oleh orang tuanya, Pada hari berikutnya anak ini ingin membeli maenan tempak tembakan ( pistol mainan ), tetapi dirumahnya pada waktu itu gak ada siapa siapa anak itu mencari uangnya sendiri dan menemukan uangnya. Dan dia membeli maenan tembak-tembakan, dan setetelah itu karna uangngnya gak ada ibunyapun tanya pada anak anak nya. Disini adiknya perbeda dengan kakanya jika si kakanya salah dan berbuat kesalahan si kakanya mengakui kalo salah, dia g pernah melawan orang tuanya dan sedangkan adiknya salah dan berbuat kesalahan dia tidak mengakui tapi si adik melawan orangtuanya dan membantah. Dan jika mau di marahin orangtuanya si anak selalu mengelak dan menghindar kalo mau di pukul si anak menangkisnya disini si adik berbeda dari kakanya. Dan si anak ini mencoba tuk berubah gak seperti dulu tapi kadang si anak ini kembali seperti dulu ( kadang-kadang ) gak sepenuh nya, Mungkin saya terlalu banyak membuat salah pada kedua orang tuaku aku terlalu banyak melawannya ibu maafkanlah anakmu ini yang terlalu membuatmu khawatir dan selalu membuat mu sedih oleh anakmu ini.
Aku gak bisa membalas jasa jasamu dan pengorbananmu kepadaku anakmu ini, pengorbananmu takan bisa tergantikan oleh apapun aku kan berusaha menjadi anak yang lebih baik lagi.
Senin, 21 Desember 2015
Pribadi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar